Rabu, 22 Januari 2014

100 : 0 =...

Kemarin dapet ilmu nih dari Guru SMA saya, kebetulan ada urusan di almamater tempat saya dulu sekolah. Sharing mengenai sebuah rumus 100 : 0 =.... Begini ceritanya.


Saya dateng kesana bareng nyonya + temennya (kebetulan kita semua alumni sana) karena akan handle Campus Fair di mantan sekolah saya. Kebetulan sih karena saya punya EO, saya juga punya sedikit network, ya kenapa gak. Toh visi saya mendirikan EO ini juga karena ingin BERMANFAAT BUAT ORANG LAIN. Nah setelah melaporkan sejauh mana progress yang udah dicapai, saya, nyonya dan temennya ngopi nih sekalian makan di kantin. Yaaaaahh, kantinnya udah beda jauh sama kantin pas jaman saya masih sekolah di sana cuy. Udah bagusan gitu deh, semacam jadi pujasera gitu lah. Emang enak bener kalo ngopi itu, ngobrolin apapun jadi nyante. Semuanya bisa keluar lancar ngbrolnya.

Pas mau abisin bakso pesenan saya, eh ada guru Fisika saya dulu (orangnya ini rada sakti gaes, seriusan sakti nih orang. Beliau nih tau siapa aja yang nyontek dan aneh2 di kelas waktu ulangan, padahal you know what beliau dimana? Jemput anaknya sekolah yang jaraknya 3 km dari sekolah. Jangan dikira ada cctv ya, jaman saya sekolah dulu masih belom dipasang cctv tuh. Yaa walopun sekarang juga belom dipasang sih. hehehe) Wah, kok jadi ceritain guru Fisika saya ya? haha.. Maaf, maaf. oke lanjut. Kemudian dipanggil oleh beliau, ditanyain soal sejauh mana progress-nya. Akhirnya ya saya cerita sampe sejauh mana progress-nya dan what next to do-nya kita. Ya bukannya sombong sih, tapi beliau salut lah sama kinerjanya. Setelah di kasih panduan singkat dan tutorial, kelarlah urusan Campus Fair bersama beliau ini. 

Sebelumnya maaf ya, tulisan ini diperuntukkan bagi yang setuju saja. Kalo ada yang gak setuju dan mulai timbul gejala pusing - pusing dan muntah - muntah. Teman - teman tau kan menutup laman ini bagaimana. hehehe.. Oke lanjut ya.

Setelah itu beliau bercerita mengenai kehidupan sekolah dan adik - adik kelas yang seperti itu. Mengenai orang - orang yang konvensional yang masih saja gak berubah dari jaman saya masih sekolah dan sekolah yang bla... bla... seperti itu. Guru Fisika saya ini otak kanan teman - teman. Saya juga heran, saat mayoritas orang eksak itu rata - rata menggunakan otak kirinya. Beliau ini hampir seimbang, malah cenderung orang otak kanan yang out bener - bener out of the box. Ya, begitulah.. Orang otak kanan yang sering dianggap sebagai orang "ANEH", "GILA" justru tidak pernah mendapat tempat diantara gerombolan orang - orang suka dan nyaman berada di dalam comfort zone-nya.

Beliau kemudian tiba - tiba bilang begini "Apa yang kamu dapat adalah yang kamu kerjakan. Kalo mau sukses ya lewati prosesnya, usaha dan do'a. Saya gak percaya omongan ustadz yang bilang kalo sedekah itu uang kita bakalan tidak berkurang. Coba deh gini, kamu punya uang 10 ribu. Kamu masukin kotak amal 5 ribu, tinggal berapa? Ya 5 ribu lah. Mana tidak berkurang? Ya tetep berkurang. Tapi di situ, dengan 5 ribu kamu "nyogok" Tuhan kamu dapet apapun. Gak cuman dalam bentuk materi, tapi juga ketenangan batin"

Terus saya bilang begni "Oh iya pak perlu itu, memang sudah seharusnya seperti itu. Kalo kerja kan jangan hanya karena uang, karena kalo kerja karena uang ya yang didapet cuman uang itu saja. Tapi kerjalah hingga uang itu nguber - uber kamu sendiri, itu sebabnya saya mendirikan EO ini. Ya karena itu tadi pak saya ingin BERMANFAAT BUAT ORANG LAIN selain itu juga EDUKASI kepada anak - anak muda sebenernya. Mau gak mau ya yang kaya bapak bilang tadi, prosesnya harus dilewati"

Beliau menjawab "Nah itu bener, tinggal kamu mau berapa lama prosesnya"

Saya cuman tertawa, lantas berkata "Betul pak, itu yang susah. saya pun juga masih belajar untuk bekerja tidak demi uang."

Lalu beliau menjawab lagi "Mau tau rumusnya? 100:1= 100, 100:2= 50 namun ketika 100:0=...." kata beliau sambil tersenyum lantas melanjutkan perkataannya "Ketika kamu bekerja (100) mengharapkan sesuatu (1,2 dst) maka yang kamu dapet hanyalah (100,50 dst) tapi ketika kamu bekerja 100 tidak mengharapkan sesuatu (0) maka kamu akan mendapatkan (.....)"

Hehehe.. Tukang sampah dapet ilmu di warung kopi.

Tempat Sampah, 22 Januari 2014


Ttd
Tukang Sampah

Minggu, 19 Januari 2014

Mengapa Rumput Tetangga Lebih Hijau

Pasti pernah mendengar jargon "rumput tetangga lebih hijau daripada rumput di halaman sendiri" ? Ya ungkapan itu kan yang sering dijadiin perumpaan orang yang sukanya ngeliat kanan kiri terus ya? Udah punya pasangan, masih aja ngelirik pasangan orang lain. Udah punya mobil masih aja iri ngeliat tetangga punya mobil baru, dsb dst. Itu sih namanya orang yang gak bersyukur, iya kalo itu dijadiin motivasi buat moving forward, running faster and faster. Nah kalo cuman dibikin bahan iri hati, ah udah dosa, mati masuk neraka, hidup gak berkah, hati jadi susah. Betul tidak? (hehehe.. jadi ceramahnya aa' Gym ya?)



Okelah, berikut ini yang perlu kalian ketahui kenapa rumput tetangga lebih hijau daripada rumput sendiri. Silahkan diambil hikmahnya sendiri - sendiri. Tukang sampah seperti saya cuman deliver aja. hehehe.. Cekidot.

Rumput tetangga lebih hijau karena:
1. Rumput kamu kurang kamu rawat dengan baik, sementara tetangga memperlakukan rumputnya dengan lebih baik. Mungkin karena kamu tidak memperhatikan rumput kamu sehingga rumput kamu kurang treatmen. Coba deh perlakukan lebih rumput kamu, kasih pupuk, siramin. Pasti deh rumput kamu bakalan lebih hijau. Intinya kalo rumput kamu masih kalah hijau juga berarti KAMU PERLU MENGELUARKAN TENAGA 2X LEBIH BESAR DARIPADA TETANGGAMU.

2. Rumput tetangga rumput sintetis sementara rumput kamu adalah rumput alami.Coba deh pas musim kemarau, rumput kamu pasti berwarna coklat kalo gak disiram dengan benar sehingga tampak kering dan usang. Sementara jika kamu melongok ke tetangga kamu, rumputnya tetap segar dan hijau padahal itu cuman rumput sintetis alias PALSU.

3. Rumput tetangga memakai pewarna textile sedangkan kamu tidak. Jelas kan perbedaannya antara yang memakai pewarna buatan dan alami? Emang sih lebih kinclong yang make pewarna buatan, tapi bikin penyakit. Beda dengan rumput kamu, walaupun hijaunya kadang gak sedep tapi itu karunia Tuhan. Dan yang terpenting adalah TIDAK MENIMBULKAN PENYAKIT.

4. Di tempat tetangga halamannya memakai efek lampu dan tata cahaya sehingga rumput kamu terlihat gelap dan suram ketika malam menjelang. Nah, kalo kamu mau seperti ini, kamu cukup menyiasati dengan penggunaan lampu yang lebih terang daripada lampu tetanggamu. Ya biar gak kalah terang lah dari tetanggamu. Kalo perlu sewa lampu konser Metalica, Muse atau Coldplay.

5. Tuhan emang sengaja menciptakan rumput tetanggamu lebih hijau daripada rumputmu untuk mengukur seberapa imanmu kepada Tuhan. Nah loh, apa hubungannya ya? Ada kok hubungannya. hehehe. Biar kamu itu BERSYUKUR atas pemberian Tuhan. Kalo gak banyak - banyak bersyukur, nanti rumputmu bakalan dibikin kering loh. Atau lebih parahnya lagi, halamanmu dikutuk menjadi padang pasir karena kamu tidak pandai bersyukur.

6. Yang terakhir ini cukup menyakitkan mungkin. Rumputmu bukan jenis rumput unggulan, jadi kalo dibandingin rumput tetanggamu yang memilih rumput unggulan menjadi penghias halamannya jelas kamu kalah jauh. Saran saya, mau gak mau kamu harus segera ganti rumput kamu dengan rumput sejenis seperti yang ditanam tetanggamu atau malah kamu harusnya bisa mencari rumput yang jauh lebih super daripada rumput tetanggamu. Rumput Jepang atau Rumput Gajah bisa jadi alternatifnya nih. Atau kalo mau yang lebih wah, rumput-nya Old Trafford.

Nah itu dia ke-enam faktor mengapa rumput tetangga lebih hijau daripada rumput di halaman sendiri. Tergantung bagaimana bersikap aja kalo ngadepin rumput tetangga yang lebih hijau. Tidak gampang berpuas diri itu penting, perlu bahkan. Tapi jangan sampe itu menjebakmu ke jalan yang tidak baik. Tidak semuanya salah orang lain punya sesuatu yang lebih dari apa yang kita punya, introspeksi diri sendiri terlebih dahulu dengan bijak agar apa yang kita punya lebih bernilai dan bermafaat. Oke gaes??

Tukang Sampah mau tidur dulu yes, mau molor seharian nih.


Tempat Sampah, 19 Januari 2014


Ttd
Tukang Sampah

Selasa, 14 Januari 2014

Tips Hubungan Awet, Langgeng Dan Kuat



Siapa sih yang gak pengen hubungannya itu langgeng, selalu kaya baru jadian terus, jarang tengkar dan mulus - mulus aja. Pasti semua pengen kan ya, yang pasti - pasti kan jawabannya itu, harus jaga komunikasi, komitmennya dipertegas, kontrol ego DeeLeL DeeSBe. Nah ada juga nih tips hubungan agar awet dan tahan lama. Simak Ya.

Agar hubungan itu bisa kuat, awet dan tahan lama. Ceman - cemin bisa memperhatikan tips berikut ini:

1. BUNGKUS DENGAN RAPAT
Seperti halnya makanan, hubungan kalo lama kelamaan didiamkan di luar dan terkena udara maka akan mudah basi. Jadi sebisa mungkin dibungkus dengan wadah kedap udara yang biasa dijual di supermarket atau warung - warung terdekat. Jangan beli di toko bangunan! Atau bisa juga ke tukang fotokopi, lalu di press laminating. Nah itu lebih manteb, bisa dibawa kemana - mana tuh yang namanya hubungan.

2. DI BALSEM / DI MUMIKAN
Sudah dari jaman purba bahwa salah satu cara mengawetkan seuatu adalah di balsem atau di mumikan. Caranya juga macem - macem bro / sis, mulai dari diasap, digarami sampai yang paling ekstrim dibumbui kaya pepes. Dijamin deh, dengan menerapkan cara yang seperti ini hubungan bisa awet, longlast!

3. DI AIR KERAS
Pernah liat pajangan hewan - hewan yang biasanya ada di rumah - rumah? Biasanya sih yang paling lumrah dijual itu ya pertarungan king kobra sama musang. Cara ini bisa juga dipake buat melanggengkan hubungan. Apalagi kalo dipigora kaca, beuh manteb tuh. Asal jangan diperjual belikan loh ya.

4. DI COR
Namanya bangunan kalo di cor pasti kuat kan? Ya dalam hal - hal tertentu misal kena bencana alam emang gak kuat juga sih. Tapi metode ini juga bisa untuk mengawetkan sekaligus menguatkan hubungan. Menurut perkiraan saya sih, bisa sampe seumur hidup.

Mmmm... Yang laen apa lagi ya? Sementara saya berpikir sambil mulung sampah buat nemuin yang laen. Itu dulu deh coba diterapin. Kalo gak berhasil, jangan salahkan saya ya. Namanya juga masih belajar. Eh... Eh... Eh, pesen saya cuman satu Es teh manis *ups kliru. Pesen saya cuman satu, jangan dibaca terus ditelan mentah - mentah ya tulisan saya. Masak cuman Sudjiwo Tedjo dan Emha Ainun najib doang yang paham dan bisa berfilosofi. Tukang sampah juga boleh kan? Hehehe

Oke Eperibadeh, saya ciao dulu.

Tempat Sampah, 14 Januari 2014

Ttd
Tukang Sampah

Senin, 13 Januari 2014

Masa Kecil

Beberapa hari kemarin sempet flashback ke masa kecil saya. Saat masih berada di desa (Desa saya bernama Sumbermanjing Wetan di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kalo mau ke pulau Sempu pasti nglewatin deh)saat maen petak umpet; bentengan; gobak sodor dll, saat masih seneng2nya maen ke sawah kalo abis belajar kelompok jaman SD, sepedaan (haha.. saya baru bisa naik sepeda kelas 3 SD) jalan - jalan bareng temen - temen pas abis sahur sambil nyalain petasan. Dan saya sangat merindukan masa - masa itu. Entah kalo kalian bisa move on dari kenangan itu, tapi jujur saya tidak.

Jajanan Jaman Dulu

Mungkin masa kecil kita tidak sama ya? Dulu saya masih bisa beli permen Rp 25,- sebiji. Makan mie krip - krip, anak mas, wafer superboy. Ya paling mewah dulu sih jajanan itu ya Chicky, Jetz, Canasta. Soal Canasta, dulu saya sampe 2 kali menang undian. Kalo gak salah dulu hadiahnya gamewatch sama pohon canasta yang ada kurcaci - kurcaci kecilnya. Nah begitu Pohonnya dibuka, dan tombolnya dipencet. Ada musik yang mengalun keluar. 

Yang Doyan Main Ini Siapa Hayo?

Jangan harap jaman dulu ada PS kalo mau maen video game, dulu yang ada SEGA sama NINTENDO. Tapi saya lupa dulu maen apa aja ya. Pokoknya seinget saya sih Mario bross. Hahaha... Tapi yang jelas dulu, video game 1 yang nyewa bocah - bocah sekampung. Pernah dulu dijewer almh. nyokap karena minta duit mulu buat sewa nintendo berjam - jam. Ada juga dulu Tamiya tapi yang bener - bener merk tamiya ya, bukan abal - abal kaya sekarang. Dulu masih belom ada tuh yang namanya merk Auldey. Lintasan buat balap juga kita bikin sendiri, dari kardus atau pipa paralon. Mainnya tiap hari minggu pagi, pokoknya abis nonton dragon ball langsung deh rame lintasannya.

Eh iya, ngomong - ngomong soal film anak nih ya. Dulu jaman - jaman masih kecil nih, banyak nih film kartunnya. Kalo pas weekday itu ada Google V, tayangnya tiap jam 1/2 3 sore. Nah kalo pas hari minggu tuh baru seperti surga rasanya. Mulai dari Ksatria Baja Hitam yang Kotaro Minami, Power Ranger sampe Dragon Ball juga ada. Ada juga Bolang versi jaman dulu, judulnya Negeri Di Atas Awan. OST-nya bang Katon Bagaskara yang ciptain. 

Ada juga tuh acara khusus anak, namanya Tralala - Trilili. Ini jaman - jamannya Agnez Monica jadi presenter cilik nih. Acara itu pokoknya nayangin video klip lagu - lagu anak kecil tuh, kaya Si Lumba - Lumba (Bondan Prakoso)trus apa lagi ya? Aduh lupa deh judul - judulnya. Maklum, faktor U (Umur maksudnya. hehehe). Ada juga nih acara berita - berita khusus anak kecil, namanya Krucil. Gak terlalu menyimak sih, tapi seriusan deh itu acara yang edukatif banget. 

Boro - boro sosmed, blog atau email. Gak ada internet cuy (di desa saya saya sih. hehehe). Kalo bosen ya maen karambol, remi, atau domino. Tapi gak pake duit loh ya maennya. Mau menyapa sanak saudara jauh juga masih make kartu pos, surat. Belom ada barang mewah yang namanya pager atau HP.

Saya cerita begini karena sekarang ngerasa kasian aja sama sebagian anak - anak kecil yang sekarang ini "dipaksa" untuk menjadi tua sebelum waktunya. Individualismenya dipupuk mulai dari kecil dengan video game yang semakin mutakhir, gadget dan tugas sekolah yang menumpuk. "Dipaksa" tua dengan tontonan dan lagu - lagu cinta - cintaan. Apakah baik buat mereka jika disajikan dunia dalam bentuk individualis dan hedonis seperti ini? Filternya memang ada orang tua dan kita sebagai kakak. 

Tempat Sampah, 13 Januari 2014


Ttd.
Tukang Sampah

Jumat, 10 Januari 2014

Tugas Pemain Bola Menurut Positioning





Hai... hai... Bejumpa lagi dengan saya. Wah gak terasa nih, saking semangatnya menulis, belom sampe sebulan ini saya sudah memposting tulisan sebanyak 4x (termasuk ini ya). Aduh... jadi keranjingan menulis nih ceman - ceman. Saya kali ini mau ngebahas tugas pemain bola menurut posisi mereka masing - masing ya. Maklum ini termasuk salah saya hobi saya (pssstt.. jangan bilang - bilang cewek saya ya. Do'i suka mencak - mencak kalo saya sudah asyik nonton pertandingan bola atau main sepakbola) Saya kasih pemahaman soal tugas pemain bola biar yang gak ngerti bola nih juga paham pemain ini posisinya apa tugasnya apa.

Oke, posisi dan pembahasan sebagi berikut. Simak baik - baik ya:

1. KIPER

Buat teman - teman yang gak ngerti apa itu kiper nih saya kasih tau bocorannya ya. Kiper berasal dari kata "KEEP" yang artinya menjaga (eh tapi selain menjaga, banyak juga artinya kok). Berhubung ini penjaga maka ditambahi "ER" jadilah "KEEPER". Karena yang dijaga adalah gawang jadi kita menyebutnya sebagai "GOAL KEEPER". Dasar lidah orang Indonesia aja yang males nyebut yang panjang - panjang, jadi deh "KIPER". Tempatnya adalah dibagian belakang bersama gawang kebanggaannya. Orang ini bertugas menjadi benteng terakhir pertahanan sebuah tim. Paling enak kalo timnya menyerang terus, dia bisa jaga gawang sambil pesen es cendol yang biasa mangkal di stadion. Paling gak enak kalo gawangnya kebobolan berkali - kali. Ujung - ujungnya pasti di maki - maki pendukung tim. Apalagi kalo sampe bikin blunder - blunder konyol.


2. BEK

Bek bahasa Inggrisnya BACK. Bek ada 2 jenis, bek tengah dan bek sayap (kanan - kiri). Bek tengah, itu  Tugasnya adalah dibelakang dan berada didepan kiper. Nemenin kiper curhat soal keluarganya, soal selingkuhannya ataupun utang2nya. Makanya dia juga sering ditraktir es cendol oleh kiper kalo timnya nyerang terus. Perlu postur yang ideal untuk jadi seorang bek. Badan kekar, tinggi dan wajah garang. Tugasnya melindungi kiper kalo - kalo timnya diserang musuh, atau ada penyerang lawan yang ngegodain kipernya gara - gara sang kiper utang di warteg penyerang lawan.
Sedangkan Bek Sayap lebih mempunyai karakter lincah,posisinya ke arah luar dari bek tengah. Naik turun sih tugasnya, ya kalo timnya menyerang dia naik, kalo timnya diserang ya dia turun. Turunnya di halte deket kosan. Selain itu bek sayap mempunyai fungsi lain, yaitu menampung caci maki penonton. jadi perlu kesabaran ekstra untuk menjadi seorang bek sayap.

3. GELANDANG

Gelandang atau sering disebut midfielder. Orangnya semua berada di tengah area permainan. Sering terlibat konflik dan sering melakukan konfrontasi. Ada 4 jenis, Gelandang Serang, Gelandang Bertahan, Sayap (Kanan - Kiri) dan Playmaker atau istilah umumnya pengatur serangan. Oke bahasannya setelah saya garuk - garuk kepala... *hening* Oke lanjut. 
Gelandang Serang, tugasnya menggelandang kesana kemari mencari alamat palsu. Kalo sudah ketemu, orangnya pasti langsung dihabisin. Bukan tipe pengatur serangan, tapi lebih membantu menyerang lawan dengan kata - kata kasar dan provokasi. Secara garis besar dia sosok penolong.
Sedangkan Gelandang Bertahan adalah orang yang paling susah diajak untuk move on. Bertahan dengan sikap dan keputusannya. Tapi dia adalah sosok yang sangar, karena serangan musuh pasti ditahan olehnya. Hebat bukan? 
Sayap atau sering disebut winger adalah sosok yang suka sayap ayam setengah matang. Bertugas sebagai penyisir ranjau di sepanjang area lapangan luar tapi masih di dalam garis lapangan loh ya. Biasanya pemain sayap ini bertugas sebagai pengumpan dan selalu menyediakan pundaknya unuk sesorang yang ingin menangis karena diputus pacarnya atau gagal move on.
Yang terakhir dari spesies gelandang adalah Playmaker atau disebut pengatur serangan, pengatur permainan atau dirijen permainan. Bisa dibilang dia adalah otak dari seluruh kejahatan sebuah tim. Dia tipe orang yang dengan mudah untuk tarik ulur, pemberi harapan palsu. Tapi dia cerdas, karena baik buruknya sebuah tim bergantung padanya (menurut saya sih)

4. PENYERANG

Nah ini dia posisi paling depan, Striker ini bertugas untuk mencetak gol. Penyerang ini sudah jelas berada di garis depan. Dia orang yang paling suka mengancam, menyakiti dan blak - blak an. Bisa dibayangkan jikalau seorang striker tidak mempunyai ancaman, apa jadinya sebuah tim? Bisa - bisa bek lawan tidak gentar menghadapi serangannya. Dia suka menyakiti kiper lawan dengan berondongan gol-nya. Paling enak karena dia banyak disukai oleh cewek, karena dia sering mencetak gol. Cewek mana coba yang gak pengen merasakan gol - gol indah bersarang di hatinya.

Nah itu dia teman - teman, tugas pemain sepakbola berdasarkan posisi masing - masing. Siapa tau sekarang, yang gak suka bola jadi suka bola. yang suka bola, jadi makin suka bola. Ternyata gak susah kan memahami tugas dan posisi pemain bola? Yak, nice to share fellas. 

Baydewey, kalo saya ini adalah seorang Playmaker. Kalo kamu apa hayo?




Tempat Sampah, 10 Januari 2014



Ttd
Tukang Sampah